4 Jenis Bisnis Fintech Paling Berkembang di Indonesia

Edoschools.com4 Jenis Bisnis Fintech Paling Berkembang di Indonesia . Saat ini terdapat lebih dari 100 bisnis fintech di Indonesia, dan 5 fintech ini berkembang pesat untuk dapat membantu meningkatkan taraf hidup ekonomi masyarakat.

Fintech atau teknologi keuangan digunakan oleh perusahaan keuangan sebagai upaya untuk beradaptasi dengan teknologi yang berkembang sangat cepat.

Kehadiran fintech di Indonesia merupakan aplikasi yang akan berfungsi untuk meningkatkan Layanan Pengguna Jasa Keuangan Perusahaan.

Meskipun dalam kegiatannya layanan fintech mengandalkan inovasi teknologi untuk memberikan transaksi keuangan yang praktis, beberapa penyedia layanan fintech juga perlu mewaspadai karena maraknya terjadinya pencurian data.

Oleh karena itu, dalam memilih bisnis fintech yang aman dan efisien, Anda perlu memahami bentuk dan regulasi fintech di Indonesia.

Baca juga : 6 Usaha Bisnis Yang Menjanjikan Saat Ini

Regulasi Fintech Di Indonesia

Berbagai startup keuangan mulai bermunculan di Indonesia pada tahun 2006 yang juga merupakan tanda bahwa Indonesia telah memasuki generasi fintech 3.0.

Meskipun kehadiran fintech di Indonesia cukup lama, butuh satu dekade bagi startup keuangan untuk dapat menjaga publik tetap terbuka terhadap inovasi baru ini.

Mulai dari tahun 2006, beberapa sosialisasi telah dilakukan hingga September 2015, Indonesia mendirikan Asosiasi Fintech Indonesia dan membuat orang lebih percaya diri dalam inovasi ini.

Dengan didirikannya Asosiasi Fintech Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan Peraturan OJK Nomor 77 tahun 2016 yang mengatur tentang layanan teknologi keuangan.

Hal ini disambut baik oleh masyarakat, membuat banyak orang lebih terbuka dan mau menerima kehadiran fintech di Indonesia.

Namun, dengan munculnya berbagai startup keuangan, pada tahun 2020 OJK merevisi peraturan terkait layanan fintech dan mewajibkan startup keuangan yang ingin menyediakan layanan fintech untuk mendapatkan izin terlebih dahulu.

Hingga Juli 2021, jumlah layanan fintech yang resmi disahkan dan diawasi oleh OJK berjumlah 121 perusahaan.

Baca juga : Cara Mendapatkan Wephone Mod Apk Dengan Mudah

Peran Fintech Bagi Masyarakat

Sebagai salah satu inovasi investasi yang saat ini banyak diminati oleh masyarakat karena kemudahannya, kehadiran fintech di Indonesia jelas memiliki dampak yang sangat signifikan terhadap kehidupan ekonomi masyarakat.

Teknologi yang diterapkan pada layanan fintech tidak hanya membuat pengguna lebih efisien tetapi juga beberapa hal berikut:

1. Mempercepat Inklusi Keuangan Negara

Inklusivitas dalam keuangan berarti bahwa siapa pun dapat mengakses layanan keuangan dengan aman dan nyaman.

Sebelumnya, lembaga keuangan formal di Indonesia mengalami kesulitan memberikan pinjaman kepada mereka yang berpenghasilan rendah dan tinggal di wilayah tersebut.

Tetapi dengan fintech, siapa pun tanpa kecuali dapat mencapai layanan keuangan untuk meningkatkan kehidupan masyarakat.

Hal ini tentu saja berdampak pada meningkatnya nilai Inklusi Keuangan Indonesia yang awalnya hanya mencapai 20%.

2. Kemudahan penggunaan Jasa Keuangan dengan biaya rendah

Seperti disebutkan sebelumnya, beberapa masalah yang menyebabkan rendahnya inklusivitas keuangan di Indonesia adalah kompleksitas proses pencairan dana dan biaya lainnya yang dibebankan kepada pengguna jasa keuangan.

Selain urusan administrasi, beberapa daerah juga belum tentu memiliki kantor cabang yang bervariasi.

Namun, karena fintech hadir di Indonesia, layanan keuangan tidak lagi memakan waktu dan biaya banyak.

Berbekal koneksi internet, masyarakat tidak lagi harus datang ke bank dan membawa berbagai macam dokumen untuk mendapatkan jasa keuangan.

Hanya dengan memberikan kartu identitas dan memberikan informasi singkat, Anda dapat dengan mudah melakukan kegiatan keuangan dari rumah dengan biaya yang relatif rendah.

3. Sistem Pembayaran Otomatis Anti-Lupa

Apakah Anda hampir lupa membayar tagihan Anda karena Anda harus meluangkan waktu terlebih dahulu untuk pergi ke bank atau ATM terdekat?

Jika ya, tidak perlu khawatir karena Anda dapat mengatur Pembayaran otomatis. Dengan demikian, tagihan yang ada tidak akan dilupakan. Manfaat yang satu ini tidak hanya dapat dinikmati oleh individu, tetapi juga para pebisnis.

Bagi masyarakat umum, layanan fintech yang bersifat otomatis dan instan diterima dengan baik karena meminimalisir risiko keterlambatan pembayaran denda akibat lupa.

Sedangkan untuk bisnis, penyedia produk, dan layanan lainnya, kemudahan pembayaran ini akan dapat membantu operasi perusahaan lebih cepat dan lebih mudah.

4. Akses mudah ke modal berbunga rendah

Akses ke modal dengan bunga yang relatif kecil akan membantu masyarakat menghindari pinjaman ilegal berbunga tinggi yang kadang-kadang dibebankan dengan bentuk ancaman.

Selain itu, jika Anda seorang pengusaha mikro, layanan fintech mampu menyediakan sumber modal untuk bisnis anda.

Sistem pinjaman biasanya akan menggunakan kondisi yang jauh lebih sederhana dan mudah dengan proses pencairan yang lebih cepat daripada bank.

Dengan demikian, dana yang dibutuhkan masyarakat dapat digunakan untuk memenuhi kehidupan ekonomi.

Gallery for 4 Jenis Bisnis Fintech Paling Berkembang di Indonesia

You May Also Like

About the Author: Deni MP

Leave a Reply

Your email address will not be published.